Angga Andiatma
Pagi itu setelah waktu subuh, bbm ku berbunyi
... tung ting ...
"yok opo kabare rek? waras ta?"
"kabarku apik cuk, ki lg ning jeding"
"jancuk kon, awakmu saiki ning ndi? isih ning Semarang?"
"isih, opo'o?"
"mene aku atene ning semarang"
"ya wis to, sesok tak temoni, hotele sih koyo biasane ta?"
"iyo isih ning daerah pekojan"
"ya wis beres, sesok nek pas aku selo tak mampir"
"oke"
"kabarmu apik2 to?"
"iyo apik2 wae"
"wis rabi rung?"
"yo doakan aja ya, semoga isok tahun iki"
"amin, ya wis tak teruske sek wis g kuat ki..."
"jancuk..."
Sahabatku dari Surabaya besok berkunjung ke Semarang, teman seperjuangan waktu di Surabaya dulu. Jadi inget masa-masa waktu dulu di Surabaya. Yok Opo Kabare Rek?
Angga Andiatma
Alkisah pada suatu ketika ada sebuah kapal, lumayan besar, agak mewah dengan abk yang cukup banyak
Saat itu kapal sedang mengarungi luas samudera yang tak berbatas dan bertepi, datang ombak besar di tengah lautan tsb.
Hantaman ombak itu menyebabkan kapal ini oleng, kapal ini kehilangan kendali dan kapal ini bocor
Di tengah kepanikan yang sedang terjadi Sang Kapten Kapal tampaknya tidak mau ambil pusing dengan kejadian ini, seolah membiarkan dan acuh.
Anak buah kapal ini akhirnya sempoyongan sendiri-sendiri ada yang tetap bekerja sesuai tugasnya, ada yang membantu membetulkan kerusakan kapal, ada yang membantu untuk mencarikan bala bantuan ada pula yang berusaha mencari kapal sekoci untuk menyelamatkan diri
Pada saat seperti inilah seharusnya semua harus saling bantu, bahu membahu menyelamatkan kapal agar kapal tidak karam dan bisa melalui samudera ini dan berlabuh dengan selamat dengan semua yang dibawanya di pelabuhan
Tapi yang terjadi Kemana Sang Kapten Kapal?
Angga Andiatma
Cinta memang tidak dapat diprediksi, kenapa? Kita boleh lah suka sayang sama seseorang yang kita inginkan, eh ga taunya dia dah milik orang lain. hahahaha
Ada yang tetap ingin dilanjutkan ada yang akhirnya diakhiri dan dibuang jauh perasaan itu. Ya itu tergantung pribadi masing-masing sih. Masalahnya adalah ketika kita tahu pasangan orang yang kita incar itu adalah teman kita, gimana coba? 
Nih ada lagu yang pas buat mereka-mereka yang pernah atau sedang mengalami cinta seperti itu.
JKT48 Only Today (ada yang diedit dikit)
 
Bagaimana pun juga kuingin, Ke laut di musim dingin
Turun dari dalam bis yang kosong, Di tengah udara yang dingin

Kopi kaleng dari vending machine, Kumasukkan dalam saku
Menggandeng tangan dan menghangatkan, Dunia tanpa siapa pun

Walau kutahu sekarang, Kamu istrinya dia
Maafkan aku telah, Mengajak kamu ke sini

Kamu cukup menemani saja, Di sampingku menjadi orang terdekat
Sama seperti dahulu tanpa berubah, Untuk terakhir kalinya
Ikutilah cintaku yang konyol ini, Sampai mentari terbenam nanti

Pasti kamu berpikir egois, Teleponku yang mendadak
Cinta yang telah berakhir itu, Perjalanan yang sia-sia

Aku duduk di pemecah ombak, Baru sekarang kusadar
Harta yang penting baru kulihat, Setelah ia pergi menghilang

Tidak dapat mengulang, Waktu yang telah berlalu
Naik kemudian surut, Ombak yang membuat sedih

Kamu cukup menemani saja, Di pasir pantai yang kurindukan ini
Ayo lihat mentari senja bersama, Berdua 'tuk hari ini saja
Jika esok tiba, semua kembali, Dan menjadi tiga orang teman

Angga Andiatma
Setelah dihantam oleh ombak yang bertubi - tubi
Diterpa angin topan yang meliuk - liuk
Digoyang gempa yang nyaris memporak porandakan
Masih Sehatkah kamu?
Masih Kuatkah kamu?
Label: 0 komentar | edit post