GIE
Angga Andiatma
Getaran
Itu
Entah apa
...
Label: 0 komentar | edit post
Angga Andiatma
Waduh-waduh, setahun lebih ga ada sek baru di blog ini. Apakah ang sudah tidak ada ide? ataukah penyakit malas melanda? apakah emang ga sempet nulis / sok sibuk
ya wis ya wis, dengan hadirnya tulisan ini maka diputuskan Cerita Cinta akan aktif kembali
Amiiin ...
Banyak yg terjadi selama setahun belakangan ini, suka duka, tawa dan canda, manis asem asin pahit kecut lengkap pokoknya
semoga ini menjadi awal yg baik
Angga Andiatma
Pagi itu setelah waktu subuh, bbm ku berbunyi
... tung ting ...
"yok opo kabare rek? waras ta?"
"kabarku apik cuk, ki lg ning jeding"
"jancuk kon, awakmu saiki ning ndi? isih ning Semarang?"
"isih, opo'o?"
"mene aku atene ning semarang"
"ya wis to, sesok tak temoni, hotele sih koyo biasane ta?"
"iyo isih ning daerah pekojan"
"ya wis beres, sesok nek pas aku selo tak mampir"
"oke"
"kabarmu apik2 to?"
"iyo apik2 wae"
"wis rabi rung?"
"yo doakan aja ya, semoga isok tahun iki"
"amin, ya wis tak teruske sek wis g kuat ki..."
"jancuk..."
Sahabatku dari Surabaya besok berkunjung ke Semarang, teman seperjuangan waktu di Surabaya dulu. Jadi inget masa-masa waktu dulu di Surabaya. Yok Opo Kabare Rek?
Angga Andiatma
Alkisah pada suatu ketika ada sebuah kapal, lumayan besar, agak mewah dengan abk yang cukup banyak
Saat itu kapal sedang mengarungi luas samudera yang tak berbatas dan bertepi, datang ombak besar di tengah lautan tsb.
Hantaman ombak itu menyebabkan kapal ini oleng, kapal ini kehilangan kendali dan kapal ini bocor
Di tengah kepanikan yang sedang terjadi Sang Kapten Kapal tampaknya tidak mau ambil pusing dengan kejadian ini, seolah membiarkan dan acuh.
Anak buah kapal ini akhirnya sempoyongan sendiri-sendiri ada yang tetap bekerja sesuai tugasnya, ada yang membantu membetulkan kerusakan kapal, ada yang membantu untuk mencarikan bala bantuan ada pula yang berusaha mencari kapal sekoci untuk menyelamatkan diri
Pada saat seperti inilah seharusnya semua harus saling bantu, bahu membahu menyelamatkan kapal agar kapal tidak karam dan bisa melalui samudera ini dan berlabuh dengan selamat dengan semua yang dibawanya di pelabuhan
Tapi yang terjadi Kemana Sang Kapten Kapal?